Adhisti malas sarapan pagi. Dia bosan dengan masakan ibu, yang menurutnya itu-itu saja. Nenek Labibah datang, membawa oleh-oleh, tiwul, makanan khas Desa Gunungkidul. Tiwul, apa itu? Kira-kira Adhisti mau sarapan dengan tiwul? Walaupun makanan desa, tiwul diolah Nenek Labibah dengan kasih sayang. Tiwul menjadi istimewa dengan rasa kota.
Kalian tahu nggak, Minmie tuh jago sulap, lho! Dalam buku ini, Minmie mau bagi-bagi rahasia sulap yang bisa kalian pelajari dengan mudah. Benarkah? Kezia sama Minmie sudah mencobanya. Ayo, sekarang giliran kalian!
Demi menghindari peperangan di kerjaannya, Princess Mushawwira memberikan upeti kepada Negara Masiana. Upeti tersebut dibuatnya sendiri. Upeti apakah itu?
Khalid bin Walid adalah panglima perang yang termasyhur dan tidak terkalahkan. Dia diberi julukan "Saifullah" atau "Pedang Allah yang terhunus" oleh Rasulullah. Mengagumka, ya! Padahal kalau adik-adik tahu, sebelum memeluk agama Islam, Khalis bin Walid adalah pemimpin pasukan perang suku Quraisy. Pada saat itu dia sangat memusuhi Islam dan penganut-penganutnya. Yu, kita ikuti kisah selanjutnya!