Bena membayangkan bertualang seperti Morgan si Petualang: pergi jauh ke hutan, melihat pohon-pohon besar, dan tidur di tenda. Terlihat menyenangkan! Bersama Mima, saudara perempuannya, Bena pun memulai petualangannya. Namun, saat air hujan bocor ke tendanya, bekal untuk makan telah habis. Mima menyerah lalu pulang, petualangan Bena terasa tidak menyenangkan sama sekali. Apa yang Morgan laku…
Dafi melihat sapi dari dekat. Banyak yang baru diketahui Dafi. Apa saja, ya?
Teman-teman Badak saling memamerkan kehebatannya. Semua merasa paling hebat dan mau menang sendiri. Suatu hari, terjadi kebakaran di hutan. Semua penghuni hutan ketakutan untuk menyelamatkan diri. Ternyata Badak memiliki rahasia yang luar biasa sehingga dapat selamat dari kebakaran.
Saat penghuni hutan bermain bersama, tiba-tiba keanehan terjadi. Makanan hilang dan badan mereka disenggol oleh sesuatu yang tidak tampak. Mereka merasa terganggu lalu mencari asal keanehan itu. Tanpa sengaja, terdengar teriakan kesakitan dari seekor Bunglon. Ternyata Bunglon memiliki rahasia yang berhasil terungkap oleh penghuni hutan.
Anak lelaki itu sahabatku. Ia menyelamatkan hidupku, beberapa kali. Waktu ia harus pergi dan tinggal di kota, aku memaksa ikut dengannya. Tetapi sekarang aku ingin pulang....
Pak James memperkenalkan banyak olahraga. Sayang, tidak semua bisa dilakukan Jeri dan teman-temannya. Tahukah kamu, olahraga apa yang kemudian mereka pilih?
When a lonely Yeti wandered into a human town, everyone was thrilled to welcome him. Unfortunately, the excitement didn't last long because something weird happened to Yeti and it turned the city upside down. Would the people still offer Yeti their friendship, or send him away?
When a lonely Yeti wandered into a human town, everyone was thrilled to welcome him. Unfortunately, the excitement didn't last long because something weird happened to Yeti and it turned the city upside down. Would the people still offer Yeti their friendship, or send him away?
Para pekerja rotan tidak dapat bekerja karena tidak ada bahan baku. Mereka pun menunggu sambil bermain bola. Aku juga ingi bermain bola, tetapi bola sepakku hilang. Kata Ayah, aku akan dibelikannya bola jika barang ritan kami laku. Aku pun menunggu pembeli sambil melakukan sesuatu. Coba tebak, apa itu?