Sepulang bermain, Icha bertemu Adit di jalan. Rupanya Adit dimintai tolong Ibunya untuk membeli gula di warung. Icha ikut Adit ke warung karena ingin membeli sesuatu. Ternyata, di warung Icha membeli roti. Sebenarnya Adit juga ingin membeli roti. Tapi, ia hanya membawa uang kembalian dari membeli gula. Akankah Adit menggunakan uang kembalian untuk membeli roti?
Pagi itu Bombom datang telat ke sekolah. Ibu Guru sedang mengajarkan murid-murid membuat kerajinan tangan lampion. Ibu Guru menyuruh Bombom untuk membuat lampion juga. Namun, Bombom tidak membuat lampion karena mengantuk. Saat Icha pergi ke toilet, Bombom mengambil lampion milik Icha. Akankah Bombom mengakui kesalahannya dan tidak menjasi anak pemalas lagi?
Icha dan Gita melihat Bombom sibuk membuat bendera merah putih dari kertas. Mereka penasaran lalu mendatangi Bombom. Besok adalah hari Kemerdekaan Indonesia. Setiap rumah diminta memasang bendera merah putih. Icha dan teman-teman juga ikut lomba tujuh belasan loh! Ingin tahu kisah seru Icha dan teman-teman? Mari, baca buku ini!
Sudah dua hari Rara tidak masuk sekolah. Icha dan Adit datang ke rumah Rara untuk mengetahui kabarnya. Ternyata Ibu Rara sedang sakit. Karena sakit, Ibu Rara tidak berjualan sehingga tidak punya uang untuk berobat. Apa yang dilakukan Icha untuk membantu Rara ya? Yuk, baca kisahnya dalam buku ini!
Icha sekolah di Taman Kanak-kanank. Biasanya, setiap hari Ibu mengurus Icha. Namun, setelah adik bayi lahir, ibu jadi lebih sibuk. apa yang akan dilakukan icha ya?