Tuan Abel yang kaya raya mengadakan suatu sayembara. Barang siapa yang bisa menghibur ibunya, akan mendapat hadiah menggiurkan. Nuri Raja yang memiliki suara merdu tertarik mengikuti sayembara itu. Namun, rumah Tuan Abel sangat jauh dan Nuri Raja tidak mau belajar terbang. Apakah Nuri Raja bisa sampai ke sana?
Tangkasi tak punya rumah lagi, sebab pohon tempatnya tinggal sudah ditebang. Setelah jauh mencari, Tangkasi akhirnya menemukan pohon langusei di pekarangan milik Kakek buta. Lalu, apakah Kakek buta akan mengizinkan Tangkasi tinggal di pohon languseinya? Apakah Tangkasi akan mendapatkan rumah baru?
Ekidna Kecil sangat senang tinggal di dalam kantung ibunya. Baginya, kantung Ibu sangatlah nyaman! Dengan Ibu, Ekidna tidak takut kelaparan karena dia bisa menyusu pada ibunya. Namun, saat berjalan di hutan, Ibu Ekidna meletakkan Ekidna Kecil di dalam sebuah lubang. Bagaimana kisah Ekidna Kecil selanjutnya, ya?
Suatu hari, Pak Julang dan Bu Julang mencari sebuah lubang untuk Bu Julang bertelur. Namun, tanpa sengaja mereka bertemu dengan seekor julang betina yang kehilangan suaminya. Pak Julang pun berusaha untuk mencari suami Julang Betina. Apakah Pak Julang berhasil menemukan suami Julang Betina?
Mengupas habis kekayaan adat, tradisi dan budaya Indonesia. Dilengkapi peta 34 provinsi.