"Pendidikan nasional menurut paham Taman Siswa ialah pendidikan yang beralaskan garis-hidup dari bangsanya (cultureel-nationaal) dan ditunjukan untuk keperluan peri-kehidupan (maatschappelijk) yang dapat mengangkat derajat dan rakyatnya, agar dapat bekerja bersama-sama dengan lain-lain bangsa untuk kemuliaan segenap manusia di seluruh dunia.
"...Pengajaran harus bersifat kebangsaan.... Kalau pengajaran bagi anak-anak tidak berdasarkan kenasionalan, anak-anak tak mungkin mempunyai rasa cinta bangsa dan makin lama terpisah dari bangsanya, kemudian barangkali menjadi lawan kita... Pengajaran nasional itulah hak dan kewajiban kita.."
YAng diperlukan bukanlah suatu 'bakat' istimewa, tetapi lebih pada keinginan dan semangat yang besar untuk mau belajar, membangun kebiasaan positif dalam menjadi orang tua--Pierre Senjaya
Kumpulan karya tulis guru Gagas Ceria 2007/2008.
Pemikiran para guru dan praktik di kelas untuk mengajar lewat permainan.
Mendidik manusia merdeka.