SEandainya Keiza tidak melakukan hal bodoh di masalalu< Davian akan tetap berada di sampingnya. Sementara saat Keiza ingin memperbaiki keadaan , ia menerima pesan penyemangan pada kertas biru laut. Keiza dihadapkan pada pilihan move on atau tetap pada hatinya yang lalu.
Hidup selalu memberi kita pilihan melewati jalan yang berliku
Imut awal mulanya merasa malu mempunyai babe yang pekerjaannya sebagai sopir angkot. Namun akhirnya imuang pun sadar bahwa perasaan malunya itu tidak beralasan, banyak teman-temannya yang babenya seorang tukang pijit tuna netra dan sopir angkot juga. Namun teman-temannya imut tidak merasa malu.