Diterbitkan pada abad 19, novel ini disebut sebagai karya paling realis diantara novel-novel sejenis yang lebih menawarkam mimpi dan ideaslisme. Lewat little Women, Luisa May Alcot menyuratkan kebahagiaan dalam kesederhanaan, dan menunjukkan bahwa rumah mungil pun dapat menjadi istana indah dengan kehadiran orang-orang tercinta.
Ayung hampir putus asa ,menghadapi tantangan Silver dan Brons. Mereka menantang Ayung untuk menggambar wajah-wajah tanpa senyum. Untungnya Ayung tidak sendirian, ada Nila, Jingga dan gading sahabat yang selalu bersedia menolong. Apakah ayung berhasil menjawab tantangan Silver dan Brons?