Franklin takut pada kegelapan. Ia takut masuk ke dalam cangkangnya yang gelap dan kecil. Menurut Franklin, ada monster di dalamnya. Setiap malam, ibu Franklin menyenteri cangkangnya dan mengatakan bahwa monster itu tidak ada. Namun, Franklin tetap merasa takut pada kegelapan. Ia kemudian mencari bantuan pada Duck, si bebek; Lion, si singa; Bird, si Burung; dan Bear, si beruang kutub. Ternyata m…
Franklin Pergi ke Sekolah
Berdasarkan tokoh-tokoh ciptaan Paulette dan Bourgeois dan Brenda Clark
Selama ini Franklin tinggal di rumah yang sama, di kota yang sama. ia punya banyak teman dan setiap teman punya temapt khusus di hati Franklin. Jika franklin ingin bermain petak umpet, ia akan mengajak Fox, si rubah. Jika franklin sedang sedih dan ingin ditemani, ia akan memamggil Bear, si beruang. Franklin tidak pernah berpikir akan mendapatkan teman lagi sampai pada suatu hari ada keluarga y…
Franklin sudah bisa menarik ritsleting dna mengancingkan kancing bajunya sendiri. Ia sudah bisa berhitung dna mnegikat tali sepatunya. Ia juga punya banyak teman, dna teman akrabnya adalah Bear, si beruang. Mereka sering bermain kejar-kerjaran, bermain kelereng, bermain lompat-lompatan dan bermain bola. Namun, pada suatu ahri, sesuatu yang buruk terjadi,. Franklin dan bear bertengkar.
Franklin sudah bisa berhitung dan mengikat tali sepatunya. Ia bisa menyebutkan nama-nama hari dalam seminggu, anam-nama bulan dalam setahun dan nama-nama musim dalam setahun. saat musim panas, Franklin suka bermain sepak nola. Saat musin gugur, Franklin suka mengumpulkan daun-daun yang berguguran, dan saat musim dingin Franklin suka membuat boneka salju. Meski demikian, Franklin paling suka mus…
Franklin selalu hidup disebuah rumah dalam gedung. Dia selalu bermain bersama teman di tempat yang spesial. Bila dia membutuhkan sahabat baiknya dia selalu menelpon beruang untuk bermain.
Franklin sudah bisa meluncur di tepi sunga. Ia sudah bisa menghitung angka maju dna mundur. Bahkan, ia sudah bisa menarik risleting dan mengancingkan kancing bajunya sendiri. Tetapi Franklin takut dengan ruang yang gelap dna kecil. hal itu menjadi masalah baginya karena....
Setiapa hari Franklin tidur dengan selimut birunya. Bukan selimut baru, namun sangatlah nyaman. Hari ini, Franklin mencucinya. Malamnya, saat akan menggunakan selimut tersebut Franklin tak menemukannya. Biasanya setelah dicuci, selimutnya disimpan di laci paling atas. Tapi Franklin tak juga menemukannya. Dimama ya aku menaruhnya? Akan ketemukah selimutnya?
Franklin sudah bisa meluncur di tepi sungai. ia juga sudah bisa mengikat tali sepatunya dan berhitung, Bahkan, Franklin sudah bisa pergi sendirian ke rumah Bear, si beruang. Namun, Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. hal ini menjadi masalah baginya karena Franklin ingin menjadi pemain terbaik di tim sepak bolanya.
Franklin sudah bisa berhitung dan mengikat tali sepatunya. Ia juga pandai mencari baranng yang disangka telah hilang, dan kadang-kdang bisa menemukan barang yang langka. Suatu hari, Franklin menemukan kunci milik ibunya yang telah hilang selama beberapa hari. tetapi, hari ini Franklin menemukan barang yang benar-benar istimewa.
Petualangan Franklin, si kura-kura kecil, selalu asyik. Aku senang membaca kisahnya. Cerita Franklin seru dan lucu. Aku belajar membacanya sendiri. Kalau ada kata-kata yang sulit, baru aku meminta bantuan. Ayo, teman-teman, belajar membaca bersama Franklin!
Franklin dan Snail sangan menyukai pahlawan mereka Dinaru. Begitu senangnya hingga ia ingin menjadi Dinaru. Suatu hari ibu berkata Dinaru akan mengunjungi Toko Buku Pak Heron. Franklin dan Snail sangat bersemangat. Namun sesuatu menghalangi perjalanan mereka.
Franklin bisa membaca...aku juga bisa! Petualangan Franklin, si kura-kura kecil, selalu asyik. Aku senang membaca kisahnya. Cerita Franklin seru dan lucu. Aku belajar membacanya sendiri. Kalau ada kata-kata yang sulit, baru aku minta bantuan. Ayo, teman-teman, belajar membaca bersama Franklin!
Ayah dan Ibu harus pergi. Biasanya, Franklin akan bermain bersama neneknya. Namun, kali ini nenek sedang sakit. Dan Franklin tidak mau ditemani oleh seorang pengasuh. Bagaimana jadinya hari Franklin, ya? Namun, mengapa Harriet- adik Franklin- tampak senang bersama sang Pengasuh?
Franklin mendapat tugas dari Pak Owl, sang guru, untuk memerankan Nutcracker pada pementasan drama di sekolahnya. Kenapa saya? kata Franklin. Karena Franklin merasa dia tidak mampu dan susah menghapal dialog. Sanggupkah Franklin memegang kepercayaan yang diberikan oleh pak gurunya?
franklin dan adiknya sangat dekta sekali
pesta ulang tahun franklin
nama keren franklin adalah Kilat.
Franklin membaca buku tentang monster kolam. kemudian dia mencari tahu tentang keberadaan monster tersebut di kolam terdekat. dan franklin menemukannya, dia memfoto monster tersebut dan memberitahukan kepada semua orang. apakah yang akan terjadi? penasaran??? baca dong bukunya
Franklin bisa mengikat tali sepatunya, bisa berhitung lompat dua dan franklin merasa bisa menang lomba balap mobil kotak. untuk itu franklin harus bisa membuat mobil kotak. ohya mobil kotak adlah mobil yang terbuat dari kayu. menurut kalian, bisakah franklin membuat dan memenangkan lomba mobil kotak?? baca yuk bukunya!!!
Franklin saat membuka kotak posnya menemukan majalah, yang di dalamnya menulis tentang kontes 5 jam. kemudian dia memberitahukan kontes tersebut. kemudian dia berfikir apa yang bisa dia lakukan selama 5 jam supaya dia menang. menurut kalian apakah yang akan franklin lakukan dan akan menangkah franklin dalam kontes tersebut??
Franklin tidak bisa tidur, kemudian dia mempunyai ide membuat tenda dan mengundang teman-temannya untuk tidak tidur semalaman. mereka bermain dan satu persatu teman franklin tertidur. apakah yang akan terjadi pada franklin? penasaran baca yuk bukunya..
franklin suka sekali memakan sereal lalat karena di dalamnya ada hadiah kartu super. hal tersebut membuat teman-temannya iri sehingga mereka mebeli sereal lalat walaupun mereka tidak menyukainya. tau kah teman-teman ada satu kartu superhero yang paling mereka nantikan. penasaran? baca dong bukunya..
Suatu hari franklin menonton pertunjukan sulap yang menakjubkan. sehingga membuatnya ingin menjadi pesulap. Dia membaca buku tentang sulap dan membuat pertunjukkan sulap di depan teman-temannya. taukah kamu apa yang terjadi?? baca yuk..
Suatu hari beaver memberitahukan teman-temannya termasuk Franklin ada buku seri Dynaroo terbaru. merekapun memutuskan mencari buku tersebut di toko buku. tetapi buku tersebut sdah habis terjual. kemudian mereka mengetahui kalau buku tersebut ada di perpustakaan, merekapun berlari pergi ke perpustakaan terdekat. taukah kalian apa yang terjadi?? baca dong bukunya supaya gak penasaran..
Franklin, beaver dan ayah mereka berpetualang bersama menggunakan kano. mereka belajar segala hal yang berhubungan dengan petualangan dari bagaimana cara masuk kano supaya tidak tercebur, dll. kalian penasaran ingin tahu cerita selajutnya? baca ya bukunya!!!
Franklin sudah bisa berhitung dnag mengikat tali sepatunya. Ia juga sudah berani tidur di dalam cangkanya yang kecil dan gelap. Bahkan, sekarang Franklin mempunyai sahabat bernama Bear, si beruang. Namun, Franklin masih menginginkan sesuatu. Ia ingin mempunyai hewan piaraan.
Franklin merasa dirinya snagat beruntung. Ia merasa mempunyai ikan emas yang paling indah. Ia mempunyai sahabat yang palin baik dan mempunyai boneka anjing yang setia. Tapi, yang paling membuat Franklin merasa beruntung adalah Franklin mempunyai Ibu yang paling baik di seluruh Dunia.
Franklin punya banyak teman dan ia tahu bagaimana menjadi teman yang baik. Ia tahu bahwa ia harus mau berbagi mainan dnegan temannya dan juga harus menepati janjinya. Ia belajar bagaimana harus bersikap saat kalah dna juga saat menjadi pemenang. dan pada suatu hari Franklin belajar bahwa ternyata penting meminta maaf kepada temannya.
Petualangan Franklin, si Kura-kura, selalu asyik. AKu senang membaca kisahnya. Cerita Franklin seru dan lucu. Aku belajar membacanya sendiri. Kalau ada kata-kata yang sulit, baru aku minta bantuan. Ayo, teman-teman, belajar membaca bersama franklin!
Franklin suka bermain di luar rumah ketika musim dingin. Ia suka sekali meluncur di salju. Ia juga suka menangkap gumpalan salju dengan mulutnya dna mebuat boneka salju. Tetapi hari ini benar-benar berbeda. Franklin mengalami hari yang benar-benar menjengkelkan.
Franklin sudah bisa menyebutkan angka satu sampai sepuluh secara berurutan dan juga bisa menyebutkan abjad secara urut. Ia suka menggambar dan ia paling suka pelajaran Tunjukkan dan ceritakan. Maka, ketika Pak Owl, guru Franklin, memberikan tugas, franklin sudah siap mengerjakannya.
Franklin sudah bisa meluncur di tepi sungai. ia sudah bisa berhitung. Meskipun demikian, Franklin belum bisa menelan tujuh puluh enam lalat dalam waktu sekejap. TEtapi, Franklin mengatakan kepada teman-temannya bahwa ia bisa melakukannya dnegan kata lain, Franklin telah berbohong.
Kamar Franklin sungguh berantakan. Bahkan untuk mencari barang kesukaannya, dia pun kesulitan. Punya ide untuk Franklin agar mudah menemukan barang yang dibutuhkannya?
Franklin sudah bisa mengikat tali sepatunya. Ibunya hanya berpesan agar tidak masuk hutan sendirian. Saat bermain petak umpet dengan teman-temannya, Franklin mencari tempat persembunyian yang agak susah dicari. Dia tidak menyadari kalau dirinya sudah jauh masuk ke hutan. Malam pun datang dan Franklin pun baru menyadarinya. Akankah dia bisa pulang?
Franklin berbohong. Dia berkata bahwa dia bisa makan tujuh puluh enama lalat sekaligus. Dia hanya ingin menunjukkan kepada temannya. Sepanjang hari dia memikirkan caranya. Apa yang dilakukan Franklin agar bisa makan lalat sebanyak itu? Apakah dia akan tetap berbohong?
Hari ini adalah hari pertama Franklin sekolah. Franklin gugup dengan lingkungan baru dan tentu saja teman daan guru baru. Bagaimana ya..biar aku merasa nyaman nanti?
Franklin dan adiknya bermain di papan luncur. Franklin tidak memperhatikan kalau di bawah papan tersebut ada genangan air. Karena kaget, adik Franklin mmenangis. Untuk menenangkan, Franklin meminjamkan boneka kesayangannya. Ternyata adik Franklin tidak mau mengembalikannya. Franklin jadi sedih. Adakah yang bisa membantu?
Kadang-kadang Franklin sakit perut atau demam. Kadang-kadang juga luka atau memar. Secara rutin Franklin pergi ke dokter untuk cek kesehatan. Dulu dokter juga pernah datang ke rumah Franklin untuk memeriksanya, tetapi samappi saat ini Franklin belum pernah pergi ke rumah sakit.
Sudah beberapa hari ini Franklin merasa kurang sehat. Setelah dicek ke doketer, ternyata Franklin harus dioperasi. Operasi? Sakit apa ya? Yuk..kita baca bukunya.
Franklin sudah bisa berhitung maju dan mundur sampai angka sepuluh. Ia tahu nama-nama hari, nama-nama bulan dan nama hari libur di sepanjang tahun. Hari ini adalah hari valentin. Franklin sedang menyiapkan kartu ucapan yang telah ia buat untuk semua temannya. Franklin memeriksa kembali kartu-kartu itu. ia tidak inggin ada teman yang terlupa
Franklin sudah bisa menghitung angka maju dan mundur. Ia bisa mengingat nomor telepon rumahnya, alamatnya dan enam nama bentuk bidang. tetapi, kadang-kadang Franklin juga bisa lupa. Maka ia cemas ketika Pak Owl, gurunya, menunjukannya untuk bermain drama di sekolah. Bagaimana jika ia lupa dialognya?
Franklin sangat menyukai hari Natal. Ia bisa menyebutkan semua nama rusa kutub milik Sinterklas. Ia juga bisa menyimpulkan tali pita dan memainkan lagu "Malam kudus" dengan serulingnya. Franklin snagat suka memberi dan menerima hadiah natal. Tetapi, di Natal tahun ini Franklin belum tahu mainan yang akan disumbangkannya ke sekolah
Franklin sudah bisa menluncur di tepi sungai. Ia sudah bisa menghitung angka maju dan mundur. Ia juga sudah bisa menarik retsleting dan mengancingkan baju sendiri. Bahkan, ia sudah berani pergi kerumah Bear, Si Beruang sendirian. Meskipun demikian, Franklin tidak diizinkan oleh orangtuanya pergi ke hutan sendirian.
Franklin sudah bisa berhitung dan mengikat tali sepatunya. Ia juga sudah bisa menarik ritsleting dan mengancingkan kancing bajunya sendiri. Namun, Franklin takut masuk sekolah. hal itu menjadi masalah baginya karena Franklin baru pertama kali masuk sekolah.
Franklin sudah bisa meluncur di tepi sungan. Ia juga sudah bisa mengikat tali septunya dan berhitung. Bahkan, Franklin sudah bisa pergi sendirian ke rumah Bear, si beruang. Namun, Franklin belum bisa menendang bola dengan baik. Hal ini menajdi masalah baginya karena Franklin ingin menjadi pemain terbaik tim sepak bolanya.
Franklin sudah bisa berhitung. Ia sudah bisa menarik ritsleting dan mengancing kancing bajunya sendiri. Franklin juga sudah bisa mengikat tali sepatunya. tetapi, franklin tidak bisa rapih sehingga ia hampir tidak pernah bisa menemukan barang-barang yang dicarinya. bahkan, barang yang paling istimewa sekalipun.
Franklin sudah bisa meluncur di tepi sungai. ia sudah bisa menghitung angka maju dan mundur. Bahkan, ia sudah bisa menarik risleting dna mengancingkan kancing bajunya sendiri. Tetapi, Franklin takut dengan ruang yang gelap dan kecil. Hal itu menjadi masalah baginya karena....