Ulfa mengajak Nisa, razi dan Alif untuk berhenti bermain. Karena, hari sudah semakin sore. Mereka pun hendak pulang bersama. Ups, Alif merengek masih ingin bermain. Bagaimana Ulfa menenangkannya?
Aku bisa mengucap Allahu Akbar.
Alif dna ulfa sedang mengintip nenek. LAif curiga kalau nenek sednag melakukan sesuatu. Ulfa segera dapat menegtahui apa yang sedang dilakukan oleh nenek. Tiba-tiba tangan Alif tidak sengaja menyentuh kaleng di atas meja. KAleng tersebut pun jatuh, waduh apa yang terjadi?
Alif memanggil-manggil Ulfa. Sepertinya ada yang penting. Ulfa menghampiri Alif. Ia berlari mengikuti Alif keluar rumah. ternyata alif melihat sesuatu yang indah di langit. Ulfa menjadi penasaran. Kira-kira apa yang dilihat alif?
Azan magrib telah berkumandang. Ayah mengajak Alif untuk bersiap-siap shalat Magrib di Masjid. Selesai berwudhu, Alif berangkat ke masjid bersama Ayah, Umin dan kak Ulfa.rnUpsss sampai di masjid kenapa umi dan Ulfa tidak ikut ayah dan Alif
Mengajarkan anak kalimat-kalimat Thoyyibah
Alif terus mengejar kupu-kupu. Larangan Ulfa tidak diharaukannya. Kupu-kupu akhirnya hinggap di bunga mawar. Alif sangat bersemangat untuk emnagkap kupu-kupu itu. Sembari berlari Alif segera mengambil ancang-ancang untuk melompat. Hop
Azan magrib telah berkumandang. Ayah mengingatkan LAif untuk bersiap-siap shalat Magrib di MAsjid. Selesai berwudhu, alif berangkat ke masjid bersama ayah, Umi dna Kak Ulfa. Upas, sampai di masjid kenapa Umi da Ulfa tidak ikut ayah dan alif?
Alif dan Ulfa pamit bermain ke rumah Nias. Di perjalanan mereka berjumpa dnegan Bu RIna, Ia adalah guru Ulfa di sekolah. Ulfa menyapa Bu rina dengan salam. Bu rina membalasnya. Tapi, mengapa Alif tidak mengucap salam? apakah dia tidak tahu bacaan salam?
Ulfa terbatuk-batuk. Ia lupa baca bismillah ketika makan kue Alif juga tiba-tiba datang minta kue dan langsung melahapnya. Kue yang dimakan Alif bertahan di tenggorokan. ALif jadi suliit bernafas.