Arum dan teman-teman sekelasnya membuat bubur pedas di sekolah. oleh ibu guru Arum diberikan dua buah kantong berisi bubur pedas. satu untuk Arum dan satu lagi untuk Lala sahabat Arum. Lala tidak masuk sekolah karena sakit. Di tengah perjalanan, Arum terjatuh. Tersisa hanya satu kantong bubur pedas. Kira-kira kepada siapa bubur pedas akan Arum berikan?
Kania sedang membantu Mama di dapur. Namun, kata Mama, di dapur harus berhati-hati. Lho, kenapa ya?
Cermin pemberian Nenek di rumah Remo tiba-tiba pecah. Setiap orang tak tahu alsannya. Namun saat Kak Faza mengakui kesalahnnya apakah sikap yang diambil Bunda?
Saat di jalan, kita harus mematuhi rambu lalu lintas. Namun, tidak cuma itu lho. Yuk, kita baca cerita Dika, agar tahu apa saja yang harus dilakukan saat kita di jalan.
Koko suka bermain di kamar mandi, bahkan bernyanyi dan menari. Tahukah kalian bahwa di kamar mandi kita harus berhati-hati? Mengapa? Yuk, kita cari tahu dengan membaca cerita Koko.
Ulfa terbatuk-batuk. Ia lupa baca bismillah ketika makan kue. Alif juga toba-tiba datang minta kue dan langsung melahapnya. Kue yang dimakan Alif tertahan di tenggorokan. Alif jadi sulit bernafas. Wah, apa yang dilakukan Ulfa untuk menolong Alif? Baca bukunya yuk!
Gaga ingin bisa mandiri. Gaga ingin melakukan segala sesuatu dengan mandiri. Tapi, apakah Gaga bis hati-hati menggunakan benda tajam? Bisakah Gaga mengupas mangga sendiri?
Kania sedang membantu mama di dapur. Namun, kata mama, di dapur harus hati-hati. Kenapa ya?
Aduh, kaki Sali sakit! Aduh, panas! Waahhh.... buku Sali terbakar! Tetapi, mengapa ya? oooo.... itu karena Sali tidak hati-hati!