Pahlawan Nasional adalah gelar penghargaan tertinggi oleh pemerintahan Indonesia. Gelar tersebut diberikan kepada seorang yang dianggap memberikan perubahan nyata yang dapat dikenang serta diteladani sepanjang masa bagi masyarakat Indonesia. Keunggulan produk: 1. Buku ini memberikan informasi mengenai detail-detail kehidupan, gagasan, perjuangan, serta karya Pahlawan Indonesia…
Cut Meutia merupakan satu-satunya anak perempuan dari lima bersaudara yang dimiliki pasangan Teuku Ben Daud dan Cut Khadijah, yang lebih dikenal dengan nama Tjut Jah. Empat kakak laki-laki Cut Meutia yaitu Teuku Cut Beurahim, Teuku Muhammadsyah, Teuku Cut Hasan, dan Teuku Muhammad Ali. Ayah Cut Meutia, Teukur Ben Daud, adalah seorang uleebalang raja. Beliau memimpin di wilayah Pirak yang ter…
Hamengku Buwono IX merupakan figur fenomenal. Selama ini ia lebih dikenal sebagai tokoh kultural. Perannya di bidang politik dan ekonomi kerap tenggelam. Padahal, sepak terjangnya sebagai penyokong kaum republiken tak pernah henti. Hanya dalam tiga hari, Sultan menyatakan Yogyakarta bergabung ke dalam Republik Indonesia. Ketika Belanda mengklaim bahwa Republik Indonesia telah mati, Raja Keraton…
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dengan didampingi Mohammad Hatta, kembali ke rumahnya di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Tepat pukul 10 pagi, dengan disaksikan oleh 500 orang. Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak lama kemudian, berita tentang proklamasi kemerdekaan pun tersebar, mulai dari radio, surat kabar, selebaran, hingga dari mulut ke mulut. Pada…
Pada tanggal 16 Pebruari 1894, lahirlah seorang putra bangsa bernama Mohammad Husni Thamrin. Ia kelak akan menjadi seorang pahlawan nasional, pemikir yang hebat, namun santun dalam bersikap. Ayah Thamrin bernama Tabri Thamrin, Ia adalah seorang wedana di bawah kekuasaan Gubernur Jenderal Johan Cornelis van der Wiick. Sedangkan kakeknya adalah seorang keturunan Inggris. Ia adalah seorang pemilik…
Haji Oemar Said Cokroaminoto, melalui sepak terjangnya yang berapi, terutama dalam hal membela hak-hak rakyat pribumi atas kesewenangan pihak pemerintah Belanda, membuatnya sangat dihormati di kalangan masyarakat dan disegani oleh lawan-lawan politiknya. Selain itu, Cokroaminoto juga terkenal dengan kecerdasannya, semangatnya yang selalu berapi-api dan kelihaiannya dalam berpidato. Ia bukan …
Meskipun telah dua kali masuk dunia militer bentukan penjajah, yaitu KNIL (Belanda) dan PETA (Jepang), namun bukan berarti Gatot Subroto memihak kepada kedua penjajah tersebut. Hal itu hanyalah semata kecintaannya terhadap karirnya sebagai seorang tentara. Sebagai bukti bahwa Gatot Subroto selalu mencintai negerinya, Indonesia, ia selalu memanfaatkan profesi dan karirnya untuk membela bangsa…