/home/ktlgelm2106025/public_html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 50 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Abu Nada%" ]
Di luar hujan lebat. Ibu mengajak Salam dan Nini'k membantu membuat puding di dapur sambil menunggu ayah pulang kerja. Mereka memasak bersama, hingga akhirnya jadilah puding yang mereka buat. Duh senangnya ya, bisa memsak dengan ibu.
Suatu hari, Ayah mengajak Salam dan Ninik memancing ikan di kolam. Ayah pun mengajari salam dan Ninik bagaimana cara memancing yang baik
Pada minggu pagi yang cerah, Ayah mengajak salam untun berenang. wah senangnya!
Kini gilaran ayah yang mendingeng. Ayah mendongeng tentang Nabi Musa a.s
Salam ingin sekali bermain sepak bola bersama Ayah. Sayangnya, bolanya tidak ada. Bola milik Salam dipinjam temannya.
Di luar hujan lebat. Ibu mengajak Salam dan Nini'k membantu membuat puding di dapur sambil menunggu ayah pulang kerja. Mereka memasak bersama, hingga akhirnya jadilah puding yang mereka buat. Duh senangnya ya, bisa memsak dengan ibu.
SAlam ingin sekali bermain sepakbola bersama ayah. Sayangny, bolanya tidak ada. Untunglah ayah pintar. Ayah membuat bola dari gulungan kertas koran dan kantung plastik. Seangnya Salan bisa bermain bola bersama Ayah. Apakah kamu ingin seperti Salam> Ikuti kisah Salam bersama Ayah yuk!!
Ibu membelikan buku baru untuk Nini'k, naum rupanya Nini'k sedang malas membaca. Salam sang adik malah lebih tertarik. Lalu ibu mengajak mereka duduk di sofa untuk membabakan cerita. Senangnya dibacakan buku oleh ibu.
Camille, yang berusia tiga tahun, sayang sekali pada boneka beruangnya. Mereka selalu kemana-man berdua. Kemarin, teman Camille mengompol di sekolah. Camille fikir, ia masih bayi. Namun rupanya dilain waktu Camille juga mengompol, apakah Camille juga masih bayi?
Salam masuk rumah dengna perlahan, takut kakinya mengotori lantai. Dia masuk dengan membawa sepatu yang amat kotor. Ibu mendekati Salam dan mengajaknya untuk mencuci sepatu bersama-sama. Apakah kamu ingin seperti Salam? Ikuti kisah selanjutnya
Ibu membelikan buku untuk ninik dan salam. BUku bergambar putri, ibu berikan untuk ninik sedangkan salam diberikan buku dinosaurus. Mereka sangat senang dibacakan cerita oleh ibu.
Suatu hari, ayah mengajak Salam dan Ninik memancing ikan di kolam, Ayah pun mengajari Salam dan Ninik bagaimana cara memancing yang baik. Salam dan ninik senang sekali. Apalagi, setelah mereka mendapat pelajaran memancing dari Ayah, keduannya mendapat ikan yang besar-besar,
Ibu mnegajak Ninik berbelanja ke pasar tradisional. Biasanya, Ibu mengajak Ninik ke supermarket. DI pasar, ibu melakukan tawar menawar dengan pedangang ketika membeli. Ninik heran karena di supermaket ibu tidak melakukan tawar menawar dengan penjual.
Wajah Ninik merah, kamu lupa? kita mau nengok Luna. Ibu pun mengantar Ninik dan salam menjengungk Luna. Duh, senangnya mereka karena Ibu ikut mengantar.
Salam ingin sekali bermain sepak bola bersama Ayah. Sayangnya, bolanya tidak ada. Bola milik SAlam dipinjam temannya. Untungklah Ayah pintar. Ayah pun membuatkan bola dari gulungan kertas koran dan kantung plastik. Salam senang sekali
Minggu pagi, setelah makan bubur ayam, Ayah mengajak salam dan nini ke taman ganesha. Sebuah taman yang berada di sudut Kota Bandung. Wah, di sana banyak kuda berkeliling. Ayah kemudian menawari Salam dan ninik untuk berkuda. Keduannya senang dna mereka pun mencoba menunggangi kuda, meskipun sedikit takut. Apalagi, itu adalah pengalaman pertama mereka. Duh senangnya bisa berkuda bersama ayah.
Ibu mengajak Nini'k berbelanja ke pasar tradisional. Biasanya, ibu mnegajak Nini'k ke supermarket. Di pasa, ibu melakukan tawar menawar dengan pedagang ketika membeli. Nini'k heran karena di supermarket ibu tidak melakukan tawar menawar dengan penjual.
Ibu membacakan buku untuk ninik dan salam, Duh senangnya dibacakan cerita oleh ibu. Apakah kamu ingin seperti Ninik dan salam ?