/home/ktlgelm2106025/public_html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:692 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) group by b.biblio_id order by b.last_update desc limit 50 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Hilwa%" ]
Kakek Seno tinggal sendiri di tengah hutan. Rumahnya kerapkali dikunjungi dan menjadi tempat menginap di malam hari. Suatu ketika angin kencang menerpa rumahnya dan menyebabkan roboh. Walau tidak muda lagi, Kakek Seno semangat membangun rumahnya kembali, bahkan lebih besar dan kokoh.
Rian dan Helmi adalah dua orang pendaki gunung. Sayangnya, sebelum mereka mendaki gunung sampai puncak, mereka kemalaman di jalan.
Kakek seno tinggal sendiri di tengah hutan. Rumahnya kerapklai dikunjungi dan menjadi tempat menginap di malam hari. suatu ketika, angin kencang menerpa rumahnya dan menyebabkan roboh
Bowo si jail sangat bandel. semakin dilarang semakin ia bertingkah. Namun akhirnya ia kapok karena terjatuh akibat kulit pisang yang sempat ia jatuhkan untuk menjahili kawannya.
KArena kebaikan kakek seno, Rian dan Helmi dapat menginap di rumahnya. Esok harinya, pagi-pagi sekali, Rian dan Helmi sudah pergi meninggalkan rumah Kakek Seno. Kemanakah mereka pergi setelah dibantu Kakek Seno? Apakah Rian dan Helmi orang baik?
Ami akhirnya berani ke dokter gigi untuk berobat.
Ami suka sekali makanan yang manis. Hampir tiap hari, Ami selalu memakan sokelat atau permen. Tapi gigi ami tidak rusak karena dia rajin mengosok gigi. Jadi kalau Ami dan ibu kedokter gigi untuk periksa Ami tidak takut lagi.
Kakek Seno tinggal sendiri di tengah hutan. Rumahnya kerapkali dikunjungi dan menjadi tempat menginap di malam hari. Suatu ketika angin kencang menerpa rumahnya dna menyebabkan roboh. Walau tidak muda lagi, Kakek seno dengan semangat membangun rumahnya kembali. Bahkan kini rumahnya tidak sekecil dulu. Rumah Kakek Seno sudah besar dan kokoh, tidak roboh lagi walapun ada angin kencang.