Seumur hidupnya, hanya ada 1 hasrat yang dimiliki oleh Tree-ear, yaitu menciptakan sebuah vas keramik. Apa daya, dia hanya seorang gelandangan yatim piatu yang tinggal di kolong jembatan dan biasa memungut makanan dari sampah. Suatu peristiwa tiba-tiba mengubah jalan hidupnya.