Menjadi anak perempuan tidak selamanya hanya boleh bermain dnegan boneka, tetapi juga boleh main perang-perangan seperti yang dilakukan Veni. Saat libur sekolah, Veni dan orangtuanya berlibur di sebuah desa di Serang. Veni senang sekali karena di sana masih ada sawah, lembah dan bukit. Hampir tiap hari, Veni dan beberapa temannya bermain perang-perangan di sana.