Sejak kenal Jovan, hidup Kezya mendadak seramai kantin sekolah pas istirahat. Seramai saat dia dan ayahnya bertengkar karena rumah mereka mau dijul untuk bayar utang. Kini Kezya berada di situasi yang bukan "Kezya banget". Dia keluar dari hidup tenangnya. Dia membiarkan keramaian masuk dalam hidupnya. Semua siap ia hadapi, kecuali satu : cinta Jovan.